Kamis, 06 Agustus 2020

Day for failure

 

Dear teman-teman yang sedang merayakan ataupun manangisi hasil Pengumuman SBMPTN hari ini. 

Aku adalah kalian 2 tahun lalu dan bahkan setahun lalu, ada banyak memori yang terputar di kepalaku saat ini. Begitu banyak kerikil yang kulewati untuk berdiri dan sampai di tempat dengan perasaan seperti Saat ini. Mungkin banyak dari teman-teman yang sama seperti aku. sebelum pengumuman, bahkan hari-hari perjuangan begitu dipenuhi doa-doa, restu dan air mata. Sampai saatnya hari pengumuman itu datang menghampiri. Hari itu begitu indah, penuh tawa, penuh air mata, semuanya tercampur aduk, bahkan aku pernah berpikir bahwa mungkin aku gabakalan sanggup nemuin hari itu, terlalu menegangkan. Mungkin sedikit hiperbola, seingatku perasaan yang bergeliat dalam diriku saat itu seperti perasaan saat menonton film dokumenter spanyol bertemakan kriminal yang berjudul “La casa de papel”. Perasaanku saat itu campur aduk antara senang, takut dan bahkan terbesit sedetik tak merasakan apa-apa, artinya aku mati rasa. Saat itu aku berharap seperti orang-orang kebanyakan, aku akan diterima di kampus impianku. Hahahaha nyatanya tidak, saat perlahan kubuka web pengumuman SBMPTN waktu itu, kulihat tulisan merah bersamaan lolosnya aliran panas keluar dari bawah pelupuk mataku. Ya AKU GAGAL, itu sangat menyakitkan sama seperti orang-orang kebanyakan, sedetik setelahnya aku masih menangis dan meratapi nasibku tapi di detik selanjutnya mulai menyalahkan diri, mengurung diri di kamar bahkan tak makan sesuap nasi selama 2 hari pun, hanya keluar kamar untuk mengambil beberapa barang. Mulai menarik diri dari lingkungan, teman, bahkan keluarga. Yah inilah aku, terpuruk dalam kegagalan, menyakiti diri sendiri bahkan membenci diri sendiri. Kesalahan fatal ku di tahun pertama aku mendaftarkan diri untuk SBMPTN saat gagal adalah tetap berkelana di sosial media, menjadi orang jahat dan munafik (pada diri sendiri) sebab jujur saja, hari itu sangat bnyak teman-teman yang nge Share tulisan hijau yang didapatnya, sangat berbeda dengan kepunyaanku yang berwarna merah. Perlahan aku sadar, bukan hanya aku yang tersakiti tapi orang-orang disekitarku juga, bahkan nyakitin mereka yang gak ngerti apa-apa, mereka melihatku nyiksa diri yang secara langsung juga ngebuat mereka sedih. 


Seperti kata pepatah " badai pasti berlalu" ku kumpulkan kembali kesadaranku, ku pungut sedikit demi sedikit semngatku, ku ukir perlahan senyumku. Hari itu kumulai dengan menemui semua orang rumah saat mereka sedang sarapan, ku ukir senyumku kutahan beberapa detik, lalu meluncurlah air hangat dari pelupukku, ku peluk erat papa dan menangis tapi itu tak berlangsung lama, kembali ke senyumi mereka dan ikut serta menikmati hidangan sarapan yang dibuat dengan cinta itu. Kuputuskan hari itu akan menjadi HARI KEGAGALAN seumur hidupku, kalian tahu apa yang lebih membuatku sakit? Hari kegagalan itu bertepatan dengan hari ulang tahunku, ahhh sungguh hadiah yang begitu spesial untuk kuterima di hari yang spesial. Aku memutuskan untuk menetapkan hari kegagalan dalam hidupkun bukan untuk menyesalinya dan mengulang kegilaan yang pernah kulakukan dengan menyakiti diri sendiri tetapi setiap satu hari di tiap tahunnya aku akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, merefresh diri, mengupgrade mimpi dan melangkah selangkah lebih maju dari tahun sebelumnya, itulah yang kusebut hari kegagalan sekaligus hari dimana aku akan hidup seakan seribu tahun penuh kebahagiaan menantiku.


Ternyata hari yang ku buat sendiri itu juga ada di negara paling bahagia di dunia, kalian pasti sangat tahu itu dimana, yah FINLANDIA. Masyarakat disana merayakan hari kegagalan pada 13 oktober setiap tahunnya, bukanhanya untuk merenung dan bersedih tetapi juga perayaan itu orang-orang berbagi kisah kegagalan mereka dan bagaimana mereka mengatasi masalahnya. Mereka berbagi untuk melihat masa depan yang lebih cerah dari hari kemarin. Mereka menyebutnya Day for Failure. Kita gagal untuk belajar bagaimana cara berhasil. 


setelah membuka website pengumuman, apapun hasilnya tolong luangkan sedikit waktu untuk dirimu sendiri, nyatanya menyempatkan me time itu sangat merileks kan badan dan pikiran. cobalah!!

 

 

Jumat, 27 Desember 2019

Jakarta tenggelam, Indonesia darurat ibu kota

Indonesia merupakan salah satu negara terluas dengan bangsa yang besar, sumber daya yang sangat melimpah ruah dimana-mana. Saat ini, indonesia sedang dilanda banyak kontroversi yang menggoyahkan pertahanan dan kesatuan bangsa. Salah satunya adalah masalah pemindahan ibu kota jakarta ke luar jawa.

Pada awalnya banyak yang tidak percaya dan mengira bahwa ini hanya sekedar wacana belaka setelah pesta demokrasi pemilu 2019 ternyata  berita tentang pemindahan ibu kota ini memang benar  adanya. Hal ini di buktikan dengan perkataan bapak presiden terpilih Joko Widodo pada tanggal 16 agustus kemarin di gedung DPR , beliau meminta ijin pada seluruh anggota DPR, Sesepuh negara bahkan masyarakat Indonesia secara keseluruhan untuk memindahkan ibu kota kita ke kalimantan.
Dengan adanya keputusan ini di masyarakat malah terjadi pro dan kontra besar-besaran. Mereka yang pro akan keputusan ini akan berpikir tentang kepadatan jakarta dengan notabe ibu kota yang minim air bersih dan rawan banjir. Sedangkan yang kontra terhadap putusan ini akan berpikir bahwa dampak dari pemindahan ibu kota ke kalimantan akan mengikis dan menambah beban hutan yang ada disana serta dampak lingkungan yang mungkin hampir sama dengan jakarta kedepannya.
Sebenarnya pemindahan ibu kota bukan lagi hal yang tabu dikarenakan rencana pemidahan ibu kota ini sudah disusun sejak presiden pertama soekarno yang ingin memisahkan antara pusat perekonomian dan pemerintahan . Di seluruh duni juga hal ini bukan hal yang baru lagi,  Dikarenakan sudah banyak negara-negara yang melakukan pemindahan ibu kota. Ada yang dianggap berhasil dan ada juga yang tidak. Seperti halnya di amerika, pmindahan ibu kotanya dianggap berhasil. Berbeda halnya dengan Cambera ibu kota baru Australia menggantikan Sidney, pada hari sabtu dan minggu akan seperti kota mati,tidak ada yang lalu lalang. 
Wacana tentang pemindahan ibu kota ini kembali di lemahkan dengan kurangnya narasi presiden tentang pemindahan ibu kota ini, seperti presiden belum mengajukan RUU yang berkaitan dengan pemindahan ibu kota dan dokumen” penting  lainnya . Yang artinya rencana ini haya sekedar wacana saja.
Pemindahan ibu kota merupakan hal yang sangat memprihantinkan. Betapa tidak seperti yang dikatakan BAPPENAS bahwa pemindahan ibu kota ini memerlukan biaya sekitar 466 triliun rupiah, dan nominal ini merupak nominal yang sangat besar untuk negara kita walaupun presiden menggadang-gadang  dengan 3 skema yaitu dana APBN, Kerja sama dengan pemerintah dan badan usaha dan juga oleh swasta tapi seperti yang kita ketahui bersama bahwa keuangan negara kita sedang tidak baik” saja, hal ini di buktikan pada april lalu kita memcatat rekor perdangan terburuk sepanjang sejarah, maka dari itu banyak kalangan yang sangat menentang rencana pemindahan ibu kota ini .

Tapi beberapa kalangan memang sangat mendesak pemindahan ibu kota karena dilihat dari aspek ibu kota jakarta sekrang ini yang mengalami penurunan atau penyusutan tanah setinggi +25 cm setiap tahunnya dikarenakan penghisapan air tanah yang legal maupun illegal, untuk saat ini jakarta memang berada pada krisis air bersih yang sudah sangat memprihatinkan. Hal ini di buktikan dengan survey  yang dilakukan pada menara peninggalan belanda yang mengalami kemiringan hingga 5 derajat lantaran fondasi bangunan yang amblas karena tanah yang menopangnya mengalmi penurunan . Hal serupa terjadi di jakarta utara pada gedung pompa muara baru bahkan nyaris berada 2 meter dibawah permukaan laut. Sebenaranya sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah maupun warga sekitar, seperti warga jakarta utara telah membuat tanggul dari karung beras yang berisi pasir agar air laut tidak ,masuk ke kawasan rumah mereka, akan tetapi tetap saja tak ada perubahan, air laut sudah hampir melewati tanggul itu. Maka dari itu banyak kalangan yang  mendesak pemindahan ibu kota segera.
Jakarta memang sangat memprihatinkan untuk saat ini tetapi hal ini juga masih perlu perlu kita pertimbangkan sekali lagi. Mulai dari dampak pemindahan ibu kota initerhadap lingkungan dan juga masyarakat sekitarny, serta perekonomian atau dan yang menunjang pemindahan ibu kota ini. Sudah siapkah kita?.

Rabu, 20 November 2019

Anak Negeri

(gambar ini saya ambil 2019 lalu saat menikmati udara berpolusi-nya Indonesia)

Menangis lalu tertawa
Meringis lalu menata
Belajar banyak bertanya
Menurut tanpa membantah

Mereka hanya bisa mengais dan menunggu
Sampai merasa cukup untuk ditanami
Merawat sambil bernyanyi
Lalu terdiam dan terus mengabdi

Biar kuperkenalkan, kawan
Yang lebih dari sepetak tanah
Ditumbuhi sepulau pohon
Tapi yang tinggal hanya sebatang panah

INDONESIA-ku
Dimana yurisdiksi banyak ditunggangi kepentingan

Mari kembali kemasa 7 tahun sebelum hari ini
Dimana sebuah kasus yang menyeret banyak anak seper-umuran
Korban yang bersalah dan pelaku tak mau menunduk pasrah
Indonesia-ku sungguh lucu bukan


Tetaplah menikmati hidup sebagaimana mestinya
Bermain dan menertawakan banyak hal
Menangislah jika sakit
Jangan ditahan!


Siapa yang menangis hari ini 
Karna kasarnya tangan menyentil hati
Ialah mereka yang akan membangun
Indonesia dengan permukaan yang lebih halus