Dear teman-teman yang sedang merayakan ataupun manangisi hasil Pengumuman SBMPTN hari ini.
Aku adalah kalian 2 tahun lalu dan bahkan setahun lalu, ada banyak memori yang terputar di kepalaku saat ini. Begitu banyak kerikil yang kulewati untuk berdiri dan sampai di tempat dengan perasaan seperti Saat ini. Mungkin banyak dari teman-teman yang sama seperti aku. sebelum pengumuman, bahkan hari-hari perjuangan begitu dipenuhi doa-doa, restu dan air mata. Sampai saatnya hari pengumuman itu datang menghampiri. Hari itu begitu indah, penuh tawa, penuh air mata, semuanya tercampur aduk, bahkan aku pernah berpikir bahwa mungkin aku gabakalan sanggup nemuin hari itu, terlalu menegangkan. Mungkin sedikit hiperbola, seingatku perasaan yang bergeliat dalam diriku saat itu seperti perasaan saat menonton film dokumenter spanyol bertemakan kriminal yang berjudul “La casa de papel”. Perasaanku saat itu campur aduk antara senang, takut dan bahkan terbesit sedetik tak merasakan apa-apa, artinya aku mati rasa. Saat itu aku berharap seperti orang-orang kebanyakan, aku akan diterima di kampus impianku. Hahahaha nyatanya tidak, saat perlahan kubuka web pengumuman SBMPTN waktu itu, kulihat tulisan merah bersamaan lolosnya aliran panas keluar dari bawah pelupuk mataku. Ya AKU GAGAL, itu sangat menyakitkan sama seperti orang-orang kebanyakan, sedetik setelahnya aku masih menangis dan meratapi nasibku tapi di detik selanjutnya mulai menyalahkan diri, mengurung diri di kamar bahkan tak makan sesuap nasi selama 2 hari pun, hanya keluar kamar untuk mengambil beberapa barang. Mulai menarik diri dari lingkungan, teman, bahkan keluarga. Yah inilah aku, terpuruk dalam kegagalan, menyakiti diri sendiri bahkan membenci diri sendiri. Kesalahan fatal ku di tahun pertama aku mendaftarkan diri untuk SBMPTN saat gagal adalah tetap berkelana di sosial media, menjadi orang jahat dan munafik (pada diri sendiri) sebab jujur saja, hari itu sangat bnyak teman-teman yang nge Share tulisan hijau yang didapatnya, sangat berbeda dengan kepunyaanku yang berwarna merah. Perlahan aku sadar, bukan hanya aku yang tersakiti tapi orang-orang disekitarku juga, bahkan nyakitin mereka yang gak ngerti apa-apa, mereka melihatku nyiksa diri yang secara langsung juga ngebuat mereka sedih.
Seperti kata pepatah " badai pasti berlalu" ku kumpulkan kembali kesadaranku, ku pungut sedikit demi sedikit semngatku, ku ukir perlahan senyumku. Hari itu kumulai dengan menemui semua orang rumah saat mereka sedang sarapan, ku ukir senyumku kutahan beberapa detik, lalu meluncurlah air hangat dari pelupukku, ku peluk erat papa dan menangis tapi itu tak berlangsung lama, kembali ke senyumi mereka dan ikut serta menikmati hidangan sarapan yang dibuat dengan cinta itu. Kuputuskan hari itu akan menjadi HARI KEGAGALAN seumur hidupku, kalian tahu apa yang lebih membuatku sakit? Hari kegagalan itu bertepatan dengan hari ulang tahunku, ahhh sungguh hadiah yang begitu spesial untuk kuterima di hari yang spesial. Aku memutuskan untuk menetapkan hari kegagalan dalam hidupkun bukan untuk menyesalinya dan mengulang kegilaan yang pernah kulakukan dengan menyakiti diri sendiri tetapi setiap satu hari di tiap tahunnya aku akan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, merefresh diri, mengupgrade mimpi dan melangkah selangkah lebih maju dari tahun sebelumnya, itulah yang kusebut hari kegagalan sekaligus hari dimana aku akan hidup seakan seribu tahun penuh kebahagiaan menantiku.
Ternyata hari yang ku buat sendiri itu juga ada di negara paling bahagia di dunia, kalian pasti sangat tahu itu dimana, yah FINLANDIA. Masyarakat disana merayakan hari kegagalan pada 13 oktober setiap tahunnya, bukanhanya untuk merenung dan bersedih tetapi juga perayaan itu orang-orang berbagi kisah kegagalan mereka dan bagaimana mereka mengatasi masalahnya. Mereka berbagi untuk melihat masa depan yang lebih cerah dari hari kemarin. Mereka menyebutnya Day for Failure. Kita gagal untuk belajar bagaimana cara berhasil.
setelah membuka website pengumuman, apapun hasilnya tolong luangkan sedikit waktu untuk dirimu sendiri, nyatanya menyempatkan me time itu sangat merileks kan badan dan pikiran. cobalah!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar